Ferdians.net - Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu buta. Cinta itu anugerah dan Cinta itu musibah. Semua perkataan itu benar, tergantung siapa dan apa balasan dari cinta yang dimili setiap orangnya.
Ketika dua manusia mengadu cinta dan keduanya saling mencintai atau istilah kerennya cinta yang terbalas. Maka, cinta itu adalah anugerah. Namun ketika cinta yang dimiliki tidak terbalas dan kandas ditengah jalan, maka cinta itu adalah musibah.
Kenapa musibah?
Banyak dari mereka pelaku cinta telah mengorbankan banyak cara dan tak jarang mengorbankan banyak harta untuk mendapatkan cintanya dari gadis yang sangat dia cintai. Tak heran dan tak salah perkataan cinta itu musibah. Karena dia telah memperjuangkan cintanya dengan mengerahkan banyak cara dan hartanya terkuras namun hanya mendapatkan musibah. Musibahnya kalau ga ditolak mentah-mentah ya ditipu atas nama cinta :D .
Atau penolakan dengan cara halus yang biasanya berbunyi "maaf kamu terlalu baik buat aku" atau "aku tidak pantas untukmu". Yah, buat kamu para pelaku cinta apalagi yang sudah senior dalam musibah cinta :D pastinya sering nih dengar kata-kata ini hehee.
Cinta itu buta ?
Lalu, apakah cinta buta itu? Apakah cinta yang pelakunya mengalami kebutaan?
Tentu saja tidak, namun terkadang bisa seperti itu. Yang dinamakan cinta buta adalah cinta yang tak memandang status baik material maupun fisik.
Mau tau contoh cinta buta itu seperti apa?
Baiklah, berikut contohnya. Seperti yang banyak televisi perankan, kebanyakan cinta buta adalah cinta yang dilakukan oleh dua orang, yang satu kaya dan yang satu miskin. Atau yang satu ganteng/cantik, keren sedangkan satunya jelek, buruk rupa dan miskin.
Ini adalah contoh-contoh cinta buta yang menurut saya adalah cint ayang sempurna. Tapi pembahasan kita kali ini bukanlah mengenai macam-macam cinta ya guys :) .
Aku ingin sedikit bercerita mengenai pengalaman pribadiku mengenai cinta. Dulunya aku tidak mengenal dalam mengenai cinta. Yang kutahu hanyalah perasaan menyukai seseorang dengan sepenuh hati.
Banyak teman yang sering curhat seperti kisah sinetron kalau saya bilang. Mulai dari teman-teman smp, teman sepermainan bahkan teman-teman di jenjang SMK. Mereka sering curhat bagaimana perasaan mereka ketika cintanya ditolak oleh sifulan.
Bahkan ada yang bercerita tentang temannya yang ingin bunuh diri karena putus sama pacarnya. Dulunya aku selalu bilang, "Bodoh, macem ga ada cowok lain aja" karena yang sering gini cewek.
Apalagi kalau yang mengalami seperti itu adalah cowok. Aku bilang "mau kalilah kau maksa-maksain kayak gitu cuma gara-gara diputusin sama dia, cewek didunia ini banyak!". Ya, tak salah juga aku bilang seperti itu. Kare memamng populasi wanita lebih banyak dibanding pria. Itu kenapa 1 Laki-laki bisa menikahi hingga 4 wanita. Jika tidak, maka banyak janda yang terlantar dan banyak gadis-gadis yang melajang tua.
Tapi kini prinsip itu berubah. Kini kutahu bahwa cinta memang susah untuk dilupakan apalagi digantikan secepat kilat. Hal ini kurasakan saat aku pertama kali mengenal cinta dengan dia. Dia ? Ya, dia adalah wanita yang istimewa, yang hadir di kehidupanku ini.
Berulang kali aku berusaha untuk mencari yang lain, tapi tujuanku selalu mengarah ke dia. Berulang kali aku mencoba berulah agar dia membenciku dan sebaliknya gar aku tidak lagi memikirkannya. Tapi semua cara yang pernah aku lakukan seakan tak berpengaruh sedikitpun.
Justru, ketika aku mencoba menjauhinya, aku semakin cemburu dan semakin ingin selalu bersamanya. Benar, semua kata motivasi yang telah aku katakan pada orang-orang yang pernah mengalami gagal cinta selama ini hanya sebatas kata yang tidak bisa dilakukan bahkan oleh diriku. Apalagi, dia adalah cinta pertamaku.
Ini baru kali pertama aku jatuh cinta pada wanita, dan sejujurnya aku tidak ingin mengalamin cinta yang lainnya. Yang kumau hanya dia, hanya dia, cuma dia.
Ah, sudahlah. Aku tak ingin membahas ini lebih jauh. Apalagi semakin aku menceritakannya, maka aku semakin merindukannya. Bodoh memang, tapi inilah yang sebenarnya yang aku alami selama ini.
Mencintai, tanpa tahu dia mencintai aku atau tidak. Atau mungkin dia kini sedang mencintai lelaki lain yang memang dia sayangi dan membuatnya nyaman selama ini.
Yah, apalah dayaku. Btw, selamat membaca!
Jika kamu membaca ini, dan kamu telah mencintai orang lain dan memilih dia sebagai calon imammu kelak. Jangan terpengaruh oleh tulisan ini ya. Bisa jadi dia memang jodohmu yang disiapkan oleh Allah untukmu sejak kamu belum lahir kedunia ini.
Karena aku tak ingin merusak kebahagiaanmu dan tak ingin menerima cinta yang hanya karena kasihan. :) Selamat bahagia semua!
Komentar
Posting Komentar